Romantisme Mihrab kehidupan

Terangkai sajadah kehidupan yang begitu indah, kuayuhkan tangan dan kekuatan hati untuk sesalu berikrar dalam mihrab illahi, kini semua sunyi dihembus angin malam yang tanpa henti, haruskah kuberhenti ditengah sajadah malamku, aku rindu padamu, pelukan hangat dalam setiap salat lima waktuku.

tunjukan jalan suci menuju mihrabmu ya Allah, hamba terlalu dilema dengan ucap nikmat yang kau buat, jalan sucimu akan terlihat dengan kuasa alammu, aku bersujud mengusap alam bertapak surya dengan mata bercucur mutiara.

Iklan

3 responses to this post.

  1. mihrab kehidupan akan semakin indah ketika dibingkai dengan kesabaran dan keikhlasan

    Balas

  2. oke mba … 🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: