TEORI PERKEMBANGAN KARIR DAN PERKEMBANGAN HIDUP (SUPER)

I. PENDAHULUAN
Pilihan pekerjaan merupakan proses pengambilan keputusan yang berlangsung sepanjang hayat bagi mereka yang mencari banyak kepuasan dari pekerjaanya. Ini mengharuskan mereka berulang-ulang melakukan penilaian kembali , dengan maksud mereka dapat lebih mencocokan tujuan-tujuan karier terus berubah-ubah dengan kenyataan dunia kerja. Dalam hal ini ada beberapa teori mengenai teori perkembangan karier dan perkembangan hidup, di antaranya adalah teori Donald Super, bagaimanakah teorinya mari kita bahas.
II. PEMBAHASAN
Teori perkembangan karir dan perkembangan hidup (Super)
Teori ini pada dasarnya adalah bahwa kerja itu perwujudan konsep diri. Artinya orang mempunyai konsep diri dan ia berusaha menerapkan konsep diri itu dengan memilih pekerjaan, hal yang menurut orang tersebut paling memungkinkannya berekspresi diri.
Pilihan kerja merupakan fungsi tahap perkembangan orang dan prosesnya berlangsung dalam rangka penunaian kegiatan-kegiatan atau tugas-tugas yang dinamakan Super tugas-tugas perkembangan pekerjaan. Tugas-tugas perkembangan itu adalah preferensi pekerjaan (14-18 tahun ), spesifikasi preferensi (18-21 tahun), implementasi preferensi (21-25 tahun), stabilisasi didalam suatu pekerjaan (25-35 tahun (masa akhir usia 30-an dan pertengahan usia 40-an)
Teori super dinyatakan dalam dalam bentuk proposisi.pada mulannya ,yaitu pada 1953 ,super mengenali sepuluh proposisi,kemudian,1957, bersama bachrac,itu di kembangakan menjadi dua belas .proposisi-proposisi adalah ( super 1984 )
1. Orang itu bebbeda-beda kemampuan ,minat ,dan kepribadianya.
2. Karean sifat-sifat tersebut, orang itu mempunyai kewenangan untuk melakuakn sejumlah pekerjaan.
3. Setiap pekerjaan menghendaki pola kemampuan ,minat, dan sifat kepribadian yang cukup luas, sehingga bagi setiap orang bersedia beragam pekerjaan dan setiap pekerjan terbuka bagi beremacam-macam oranng.
4. Prefensi dan kemampuan vokasional,dan konsep diri orang itu berubah-ubah .pilihan dan penyesuian merupakan prosses yang berkelanjutan
5. Orang mengalami proses perubahan melalui tahap-tahap pertumbuhan (growth) eksplorasi, kemampanan (establishment) pemeliharaan (mainteanace),dan kemuduran (declini) .tahap eksplorasi selajutnya terbagi atas fase-fase fantas,tentatif,dan realistik ,dan realistik,sedangkan tahap(trial)dan keadaan mantap (stable) tahap-tahab kehiduapan tersebut di sebut “daur besar” (maxycycle).orang mengalami juga daur yang lebih kecil ketika dalam peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya,yitu waktu terjadi ketamatapan karier.keadaan ini menimbulkan pertumbuhan baru,eksplorasibaru,dan perlembagaan baru.
6. Pola karier orang di tentukan oleh taraf sosiaekonomi orang tua kemampuan mental ,ciri kepribadian ,dan oleh tersedianya kesempatan
7. Perkembangan orang dalam melewati tahap-tahap dapat di pandu dengan bantuan untuk pematangan kemampuan dalam manat dengan bantuan untuk melakuakan uji realitas (reality testing )serta untik mengembangan konsep diri.
8. Perkembangan karier adalah proses mensitensis dan membuat kompromi dan pada dasarnya ini adalah soal konsep diri konsep diri merupakan hasil interaksi kemampuan bawaan,keadaan fisik,kesempatan berperan ,dan evaluasi apakah peranan yang di mainkan itu memperoleh persetujuan orang yang lebih tua atau atasan dan teman-teman.
9. Proses mensitesis atau kompromi antara faktor-faktor individu dan sosial,antara konsep diri dan realitas ,adalah proses permaianan peranan dalam berbagai latar dan keadaan ( pribadi,kelompok,pergaulan,hubungan ,kerja)
10. Penyaluran kemampuan ,minat,sifat kepribadian,dan nilai menentukan di perolehnya kepuasan kerja dan kepuasan hidup. Kepuasan juga tergatung pada kemampanan dalam pekerjaan,situasi pekerjaan, dan cara hidup yang memungkinkan orang memainkan peranan yang di nilai cocok.
11. Kepuasan yang di peroleh dari pekerjaan itu selaras dengan penerapan kosep diri.
12. Bekerja dan pekerjaan merupakan titik pusat organisasi kepribadian bagi kebanyakan orang,sedangkan bagi segolongan noarang lagi yang menjadi titik pusat adalah hal lain ,misalnya pengisian waktu senggang dan kerumahtanggan ( super 1984 )
Menurut teorinya seseorang akan memenuhi persyaratan untuk beberapa jabatan, setiap pekerjaan itu memerlukan suatu karakteristik pola kemampuan dan sifat (dengan toleransi yang luas); karena konsep diri individu, dan perubahan situasi sosial; proses perubahan adalah terjadi secara kontinu.
Proses ini merupakan serangkaian tahap-tahap keidupan, yakni tahap pertumbuhan (gowth), eksplorasi (eksploration), pembentukan (establisment), pembinaan (maintenance), kemunduran (decline), pola karir (tahapan, rangkaian, dan lamanya pekerjaan) bergantung pada tingkat sosial ekonomi orang tuanya, kemampuan mental, ciri-ciri kepribadian, dan kesempatan-kesempatan yang terbuka bagi dirinya; perkembangan tingkat pilih jabatan (tingkat kehidupan) seseorang selalu berkembang, dan dapat diarahkan dengan usaha mempermudah proses kematangan kemampuan, minat, usaha bantuan dalam mencoba kenyataan, dan pengembangan konsep diri serta pengadaan kesempataan-kesempatan yang cukup memadai sehingga seseorang dapat mengadakan pilihan secara memuaskan; proses perkembangan jabatan pada hakekatnya juga merupakan pengembangan dan implementasi konsep diri yang merupakan produk interaksi atau perpaduan antara kemampuan dasar (heredety), faktor-faktor fisik (phisical factors), kesempatan untuk memainkan peranan, dan penilaian terhadap usaha memainkan peranan dirinya.
Proses perpaduan atau interaksi antara faktor-faktor individu dengan faktor sosial, atau antara konsep diri dengan kenyataan, apakah peranan-peranan itu dimainkan dengan fantasi, dalam konseling, disekolah, atau pekerjaan. Semua ini adalah merupakan inteaksi antara individu dengan lingkungan yang membentuk pola karir, kepuasan kerja, dan kepuasan hidup sangat bergantung pada sampai seberapa jauh seseorang dapat menyalurkan potensi-potensinya, sifat-sifat pribadinya, dan nilai-nilai pribadinya secara memadai. Kepuasan tersebut sangat pula tergantung dari kemampuan individu utuk menempatkan posisi dirinya dalam suatu jenis pekerjaan dan situasi kerja, serta jalan hidup dimana individu dapat menempatkan peranan dirinya secara memadai.
Donal Super seorang penulis yang banyak membahas tentang masalah perkembangan karir membagi pengembangan karir kedalam lima fase yaitu :
a. fase pengembangan (growth), pada masa kecil sampai dengan 15 tahun dalam fase ini anak mengembangkan bakat, minat, kebutuhan, potensi, yang akhirnya dipadukan dalam struktur konsep diri (self-concept structure)
fase eksplorasi (exploration) antara umur 16 sampai dengan 24 tahun, di mana saat ini remaja mulai memikirkan beberapa alternatif pekerjaan tetapi belum mengambil keputusan yang mengikat
b. fase pemantapan (establishment) antara umur 25 sampai dengan 44 tahun, pada fase ini remaja sudah memilih karir tertentu dan mendapatkan berbagai pengalaman positif maupun negatif dari pekerjaannya. dengan pengalaman yang diperolehnya ia lalu bisa menentukan apakah ia harus terus dengan karir yang telah dijalaninya atau berubah haluan
c. Fase pembinaan (maintenance) antara umur 44 sampai dengan 65 tahun, dimana orang sudah mantap dengan pekerjaannya dan memeliharanya agar dia bertekun sampai akhir
d. fase kemunduran (decline) masa sesudah pensiun atau melepaskan jabatan tertentu, dalam fase ini orang membebaskan diri dari dunia kerja formal .

III. KESIMPULAN
Teori Super pada dasarnya adalah bahwa kerja itu perwujudan konsep diri. Artinya orang mempunyai konsep diri dan ia berusaha menerapkan konsep diri itu dengan memilih pekerjaan, hal yang menurut orang tersebut paling memungkinkannya berekspresi diri.

IV. PENUTUP
Demikianlah makalah ini kami buat, kami sadar dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca kami harapkan.Semoga makalah ini dapat bermanfaat.amien.

DAFTAR PUSTAKA
– Munandir, Prof.Dr, Program Bimbingan Karier di Sekolah, DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI PROYEK PENDIDIKAN TENAGA AKADEMIK, Jakarta, 1996
– Sukardi, Dewa Ketut, Pendekatan Konseling Karir di dalam Bimbingan karir,BALAI AKSARA,Jakarta
http://id.shvoong.com/social-sciences/1875094-fase-pengembangan-karier/23/05/2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: